Menikmati Daging di “Karnivor” ~Let’s Meet Our Meat

   Karnivor merupakan salah satu rumah makan yang berlokasi di daerah Bandung, tepatnya di Jalan Riau nomor 127. Sesuai dengan judul di atas “Karnivor” merupakan tempat makan yang menyajikan hidangan-hidangan yang berhubungan dengan daging. Daging di sini maksudnya, tentu daging sapi atau kambing ya, bisa disajikan dalam bentuk Steak, Iga, Soup, kebab, Burger, ataupun lainnya yang masih berhubungan dengan daging. Sudah lama rasanya saya dan adik saya penasaran dengan tempat ini. Kebetulan kemarin saya dan keluarga akhirnya berkesempatan untuk mencicipi daging itu di “Karnivor”.

   Sebenarnya apa yang tersaji di Karnivor tidak berbeda dengan restoran manapun yang menyajikan makanan bertemakan steak ataupun iga. Sama saja koq. Hanya saja penyajian nama-nama hidangan di daftar menu sungguh unik, mereka (para chef) membuat namanya seperti yang ada di hutan-hutan gitu, kayak monster steak, gorilla punch, dll. Belum lagi dengan para pelayan di sana yang berkostum layaknya petugas di Taman Safari. Sungguh kreatif!  hahaa. Pencahayaan di tempat makan ini memang sengaja dibikin redup-redup gitu, mungkin tujuannya biar romantis kali ya. Tapi seru koq. Apalagi kalau ditambah dengan backsound suara harimau, singa, beruang ataupun gajah. Pasti nuansa “rimbanya” tambah kerasa. Terlebih dengan pelayan di sana yang berkostum ala petugas taman safari.hehe.

20130914-144544.jpgIni loh daging yang saya pesan kemarin, itu daging, sayuran, kripik kentang, dan bumbunya enak semua loh! Nyaamm…

  Kala itu saya dan keluarga memesan steak sirloin, steak tenderloin, dan soup iga. Cuma sayangnya saya lupa dengan nama-nama uniknya itu. Oke, sekarang mari mahas kualitas rasanya. Tampilan luarnya sebenarnya biasa aja sih menurut saya, gak ada yang unik atau spesial. Tapi kalau bicara soal rasa, wow superb! Menurutku rasa dagingnya itu enak banget udah gitu empuk lagi. Beda banget pas waktu saya makan steak di bilangan Cipete yang sudah lama tersohor itu. Waktu makan di sana, entah saya yang lagi kurang cocok atau apa, saya dikasih steak yang gak jelas rasanya, terus aloooot banget susah dikunyah, dan ukurannya juga kecil banget. Padahal waktu itu saya makan bersama ayah dan adik saya. Mereka dapat ukuran steak yang lebih besar dan empuk koq. Agak kecewa sih. Tapi yasudahlah cukup tahu aja di sana seperti itu.

   Nah untuk yang ini beda. Steaknya gak terlalu tipis dan gak terlalu tebal juga. Pas deh ukurannya. Udah gitu lumuran bumbu steaknya itu enak juga. Lumer di lidah hahaha. Oiya kalau lihat poto di atas, di penyajiannya itu dikasih kripik-kripik kentang gitu kan. Gak tau kenapa, saya suka banget sama kripik itu. Rasanya tuh kayak cemilan kripik kentang impor gtu (see: Pringl*s). Halus tapi renyah dan gurih. Secara keseluruhan enak deh pokoknya.

   Satu lagi yang penting yaitu terkait harga. Ini sih relatif ya. Di Bandung banyak berseliweran tempat makan yang enak-enak dan murah. Menurut saya pribadi, harga yang dibandrol di Karnivor tidaklah lebay seperti kebanyak tempat makan lainnya, terlebih ini di pusat kota loh. Malah meneurut saya (lagi), harga yang ditawarkan di sana (yaitu saat saya dan keluarga pesan makanan yang dimaksud), itu terbilang murah. Begitulah.

   Ini merupakan tempat makan yang saya rekomendasikan ketika pembaca sedang berada di Bandung. Selain tempatnya enak, pelayannya ramah, makanannya enak, udah gitu cukup murah pula lagi dan di pusat kota juga! Perpaduan yang bagus bukan? Selamat mencoba.

Salam,

Putri Permatasari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s