Review::: TV Movie “Teen Spirit” (ABC Family)

Setelah kemarin meriview J-Movie yang berjudul “The Taste of Fish”, akhirnya dapat kesempatan lagi buat mengulas film televisi yang ditayangkan oleh ABC Family berjudul “Teen Spirit”. Film yang dirilis tanggal 7 Agustus 2011 ini menghadirkan wajah-wajah yang cukup baru dalam perfilman Hollywood.

“Teen Spirit” (2011)

Diceritakan ada sekelompok geng cewek gaul yang terkenal di Eugene Ashley High School. Geng tersebut dipimpin oleh seorang cewek cantik namun jahat bernama Amber Pollock  (diperankan oleh Cassie Scerbo). Cewek ini begitu ambisius untuk menang sebagai ratu prom di acara Prome Night sekolah. Dan keinginannya itu terwujud, dia menang sebagai ratu prom night dan ketika kepala sekolah memanggil dia maju ke atas panggung untuk menerima mahkota, sesuatu yang buruk sedang terjadi. Terjadi sengatan listrik yang cukup hebat di panggung dan mengenai mahkota tersebut. Kepala sekolah sudah memperingatkan Amber untuk jangan naik ke atas panggung, akan tetapi dia tidak mau mendengarnya dan terus berjalan untuk mengambil mahkota tersebut. Saat Amber mengambil mahkota, dia kesetrum dan langsung meninggal seketika itu. Sebenarnya sengatan listrik itu terjadi karena kecerobohan Amber sendiri ketika dia dan pacarnya menabrak pusat listrik saat hendak memarkirkan mobil di acara prom night.

Amber sendiri sejatinya adalah seorang yang sangat kesepian, dia memiliki ibu yang sangat egois yang hanya memikirkan pekerjaannya saja dan  seorang adik yang sangat pengertian padanya. Ibunya tidak memerdulikan mereka sehingga membuat Amber menjadi frustasi dan berbuat hal-hal yang jahat termasuk cuek pada adiknya. Namun kematian Amber membuat ibunya sadar dan semakin menyayangi anak bungsunya itu. Di dalam perjalanan setelah meninggal, Amber belajar banyak hal dan membuatnya berubah, dia menjadi baik.

Di langit Amber bertemu dengan seorang supervisor malaikat yang bernama J-3. Kemudain Amber disuruh olehnya untuk menjalankan tugas selama 7 hari sebagai arwah penasaran agar segala dosanya selama di dunia termaafkan dan dia bisa masuk surga. Tugasnya itu adalah merubah Lisa Sommers (diperankan oleh Lindsey Shaw) seorang cupu yang sangat tidak terkenal di sekolah untuk menang menjadi ratu di acara Prom Night. Awalnya Amber menolak tapi karena dia tahu kalau sampai deadline itu dia tidak bisa menyelsaikan tugasnya maka dia akan masuk neraka. Akhirnya Amber pun menerima tugas itu. Lisa adalah seorang cupu yang bergabung dalam klub film sekolah dan dia adalah satu-satunya orang yang bisa melihat Amber! Lisa kaget dan takut bukan kepalang tapi atas desakan Amber akhirnya Lisa bisa menerimanya. Akhirnya dibuatlah suatu perjanjian oleh Amber yang nantinya diharapkan bisa saling untung, Amber bisa masuk surga sementara Lisa bisa menang di acara Prom Night yang sekaligus bisa mengencani Nick Ramsey, cowok kece yang sudah lama ditaksir Lisa.

Lisa (kiri) dan Amber (kanan) menjadi semakin dekat dan akrab

Amber bisa merubah Lisa menjadi cewek yang benar-benar berbeda hanya dalam dua hari! Lisa benar-benar berubah menjadi seorang cewek yang cantik, percaya diri, seksi, bahkan menyebalkan. Akhirnya Amber sadar bahwa ada sesuatu yang salah dengan Lisa dan semua kekacauan sekolah disebabkan olehnya. Bahkan teman akrab Lisa yang bernama Selena sampai menyuruh tantenya yang seorang cenanyang untuk mengeluarkan Amber dari bayang-bayang Lisa karena dia sering bertingkah aneh semenjak kematian Amber. Amber lalu menculik Lisa ke suatu tempat yang sangat jauh dari kota agar dia tidak bisa mengikuti acara Prom Night pada malam harinya. Saat itu Amber sudah tidak peduli lagi dengan tujuan awal dia yaitu masuk surga. Dia hanya ingin menyelamatkan Lisa dari sifat barunya itu agar dia kembali menjadi orang yang normal. Akhirnya Lisa menelepon teman-temannya dari klub film untuk menjemput dia dan Lisa tersadar bahwa merekalah teman sejatinya. Saat itu pula Lisa ingin menolong Amber yang sudah berada di dalam bus menuju neraka.

ki.ka: Nick Ramsey, Lisa Sommers (sudah tidak cupu lagi!), dan arwah penasarannya Amber Pollock

Kemudian ketika semua orang sedang merayakan prom night, Lisa segera menuju sekolah untuk menjelaskan segala sesuatunya sekaligus menyelamatkan Amber. Di atas panggung Lisa minta perhatian teman-temannya dan meminta maaf atas segala kesalahan yang telah terjadi secara tiba-tiba ini. Lisa juga meminta maaf kepada Raj Kurkuri, teman akrabnya dari klub film, yang menerima hukuman dari sekolah karena kesalahan Lisa. Di atas panggung dia bilang bahwa kepopuleran ternyata tidak bisa membuatnya bahagia karena dia selalu dirundung masalah olehya. Dia juga bilang bahwa semua orang yang hadir di acara prom night itu keren dan hebat! Dan lanjut  dia mengatakan bahwa prom night ini adalah malam untuk kita bisa nikmati bersama. Lisa pun akhirnya terpilih sebagai raja prom night (bukan ratu loh!). Kemudian karena posisi Lisa itulah, supervisor malaikat J-3 akhirnya menyelamatkan Amber dari bus tersebut dan memasukkan dia ke dalam surga. Di akhir acara ketika semua orang menikmati malam prom night, Amber datang menghampiri Lisa di atas panggung dan mereka pun berpelukan karena bahagia. Amber kemudian memperingatkan Lisa bahwa ada seorang pria yang sedang menunggunya. Pria itu adalah seseorang yang Lisa dan Amber temui di mall beberapa waktu yang lalu ketika mereka sedang mencari aksesoris. Akhirnya Lisa dan pria itu berdansa menikmati acara Prom Night sementara Amber menjaga Lisa dari belakang. Selsai.

Pendapatku:

Ini sebenarnya film yang tidak jauh berbeda dengan kebanyakan film remaja Hollywood lainnya yaitu mengenai popularitas, prom night, cowok kece, orang cupu yang berubah jadi cantik, dsb. Hanya saja dari setiap film yang saya tonton, mereka menyajikan ramuan tertentu sehingga terlihat berbeda walaupun pada ujung-ujungnya tetap sama. Kemarin saya juga menonton film Disney Channel Original Movie yang berjudul “Geek Charming”. Cerita yang diusung juga masih sama tentang kehidupan remaja sekolah, popularitas, dan prom night. Hanya saja menurut saya film ini kelewat biasa dan gampang sekali ketebak jadi malas aja ngulasnya. Untuk film “Teen Spirit” sang sutradara berani menampilkan plot cerita yang fresh walaupun tema-nya bisa dikatakan sudah “basi”. Sudah ribuan film remaja Hollywood yang bertemakan sama mengenai hal ini dimana di akhir cerita si tokoh utama akan memberikan ceramah dari atas panggung kalau popularitas dan kecantikan itu bukanlah segala-galanya, percis seperti film “Mean Girls”, “Never Been Kissed” dan dua film di atas tadi “Teen Spirit” dan “Geek Charming”. Sebenarnya untuk konten cerita, film ini juga tidak masuk akal dengan penggambaran orang yang sudah meninggal medapatkan keringanan – atau bisa dikatakan dengan mudahnya dia bisa masuk surga hanya dengan merubah hidup seseorang dalam hitungan hari setelah dia menyengsarakan banyak orang ketika hidup di dunia. Namun lagi-lagi sang sutradara cukup cerdas untuk mengaitkan ide itu ke dalam kisah seorang cewek cupu yang tiba-tiba berubah super cantik dan menjadi ratu prom night. Oke memang cukup segar, tapi kisah yang kurang masuk akal seperti ini membuat semuanya menjadi hambar. Belum lagi dengan penggambaran ketika Amber ingin dipindahkan dari langit ke neraka dengan menggunakan shuttle bus yang di dalamnya ada pengarah suara seperti di dalam pesawat. Bisa kebayang kan betapa konyol dan tidak masuk akalnya film ini!?

Untuk segi pemain juga dirasa kurang tepat karena Lisa dan Amber terlihat tua di sini, seperti tante-tante malah. Mereka tidak cocok memerankan pelajar menengah atas dengan wajah dan postur tubuh mereka yang ketuaan. Apalagi setelah saya cek ternyata mereka berdua umurnya lebih muda dari pada saya padahal sumpah wajah mereka tuh kayak tante-tante banget! Mungkin orang bule seperti itu kali ya. Sedangkan untuk kualitas akting rasa-rasanya Cassie Scerbo dan Lindsey Shaw terlalu biasa untuk memerankan tokoh dan cerita seperti ini. Saya melihat mereka seperti sudah mapan dalam berakting sehingga mereka perlu suatu peran yang lebih menantang dibandingkan dengan film sederhana seperti ini. Maksud saya mereka perlu lah main di kelas film Hollywood yang lebih tinggi lagi karena akting mereka yang menurut saya cukup bagus. Susah sih kalau disuruh milih bagusan mana aktingnya antara Lisa dan Amber karena menurut saya dua-duanya bagus.

Dan satu lagi, bagian akhir dimana Lisa tiba-tiba naik ke atas panggung prom night untuk meminta maaf dan membeberkan segala tindakan culasnya itu kepada teman-temannya dirasa kurang klimaks. Karena setelah meminta maaf dia langsung tiba-tiba memberikan dorongan dan semangad kepada teman-temannya, percis seperti motivator yang sering kita lihat di tv-tv, tanpa adanya ekspresi menyesal dari wajah Lisa kala itu. Saya melihatnya sih rada janggal aja karena tiba-tiba dia meminta maaf dan tiba-tiba pula dia memberikan dorongan tapi tidak bersamaan dengan ekpresi dan gestur yang layak dari dia.

Tapi secara keseluruhan film ini menghibur koq apalagi dengan afterlife yang ditampilkan dalam film ini begitu membuat saya ketawa karena saking lucu dan konyolnya. Selamat menonton.

Salam,

Putri Permatasari

2 thoughts on “Review::: TV Movie “Teen Spirit” (ABC Family)

  1. Ngingetin saya sama novel “The Lovely Bones”, Mbak (udah difilmin juga). Ceritanya tentang seorang cewek, masih SMA kalau enggak salah, yang meninggal sejak awal cerita gitu. Terus di surga dia bisa ngamatin kehidupan keluarganya setelah ditinggalin sama dia. Bagaimanapun kayaknya cerita tentang orang meninggal lantas masih bisa terlibat dg dunia nyata itu enggak masuk akal banget ya Mbak, hehehe, apalagi barangkali kita sbg muslim kan ada konsep lain mengenai kehidupan setelah kematian. Saya juga kurang gitu suka sama “The Lovely Bones” itu ya antara lain karena konsep afterlife yang janggal menurut saya.

    Yeah. Bisa ngebayangin gimana “klise”-nya film yang Mbak ceritain ini. Saya juga berharap bisa nemuin cerita remaja dg tema yang lebih beragam, dan pastinya unik. Kalaupun enggak gitu minimal dari segi hiburan bisa bikin ngakak lah hehehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s