Dikagetin Malaikat!!!

Tulisan ini hampir sama dengan pengalaman saya sebelumnya ketika masih SMA dulu, BASAH DEHHH!!!  Namun di sini saya akan menceritakan pengalaman lainnya ketika saya kuliah. Waktu puasa tahun 2008 ketika saya masih kuliah di semester 5, saya dan teman-teman kos pergi berangkat sholat taraweh di mesjid dekat kos. Pada saat teraweh rakaat-rakaat pertama itu masih berlangsung dengat sangat baik dan mulus. Akan tetapi masuk ke pertengahan rakaat saya mulai dirasuki hawa ngantuk yang tak tertahankan. Mungkin rasa kantuk yang saya alami ini disebabkan asupan makan yang terlalu banyak pada saat berbuka. Jadi tidak heran ketika teraweh berlangsung, sayapun ngantuk banget.

Karena rasa ngantuk yang sudah tak tertahankan lagi, saat itu ketika sedang berdiri saya memutuskan untuk memejamkan mata dengan tujuan untuk meringankan ngantuk saya (tapi bukan tidur loh). Karena yang namanya mejamin mata, saat itu yang ada malah saya hampir ketiduran! Dan pada saat sedang ketiduran itulah (masih dengan posisi berdiri), tiba-tiba dari belakang ada yang mengangetkan saya dengan kencang. Seperti ada seseorang yang menepuk pundak saya dengan kencang sehingga membuat saya terkaget-kaget hampir terjatuh dan langsung bangun saat itu juga. Saya yang kaget sontak langsung terbingung-bingung karena ketika ‘dikagetkan’ itu saya dan yang lainnya sedang dalam posisi berdiri yang otomatis suasananya sangat tenang sehingga gerakan sedikitpun yang ditumbulkan oleh saya pasti akan diketahui oleh orang-orang yang ada disamping saya. Ketika ‘dikagetkan’ itu badan saya hampir mau jatuh ke tanah jadi saya berpikiran ketika saya bergerak itu pasti orang-orang yang ada disebelah dan belakang saya pasti akan mengetahuinya. Hm, bakal ketahuan deh kalau saya ngantuk tadi. “Aduh, malu, malu” batin saya dalam hati.

Kebetulan saat itu disamping saya ada Shinta, teman satu kampus yang seklaigus satu kos dengan saya. Setelah selesai sholat, saya langsung menanyakan perihal tadi kepada dia. Ternyata dia tidak menyadari gerakan ‘hampir-jatuh-ke-tanah’ saya tadi. Ya ampun padahal tadi saya benar-benar hampir mau jatuh dan seharusnya orang-orang yang ada di samping saya menyadarinya. Tapi ya bersyukur juga karena dia tidak menyadarinya dan semoga saja orang-orang yang lain juga sama.

Sungguh suatu pengalaman yang sangat berharga untuk saya. Saya memang tidak tahu siapa sebenarnya yang mengangetkan saya ketika saya mencoba untuk tidur pada saat teraweh tadi, karena saat itu posisi semua orang sedang sholat. Di sini saya boleh berasumsi bahwa mungkin yang ‘mengagetkan’ saya tadi itu adalah malaikat Allah swt. yang ditugaskan untuk memperingatkan saya yang mencoba untuk tidur pada saat sholat teraweh. Dan percaya tidak?! Tepat setelah sholat tersebut usai, betis sebelah kiri saya tiba-tiba langsung sakit dan kram sehingga rada sulit untuk digerakkan. Saya tidak tahu pertanda apa ini tapi yang jelas, saya menjadi semakin yakin bahwa jangan pernah ada niatan untuk bermain-main ketika kita sedang sholat/beribadah, atau kalau tidak nanti akan mengalami pengalaman yang sama seperti saya. Walaupun ini adalah suatu bentuk peringatan sederhana dari Allah swt. untuk saya, akan tetapi ini benar-beanr menjadikan pengalaman berharga untuk saya dan tidak akan mau mengulanginya lagi. Amin. Semoga bermanfaat.

Salam,

Putri Permatasari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s