Mencari Pekerjaan~~

Mencari pekerjaan adalah hal yang akan selalu dilakukan oleh khalayak orang setelah menyelesaikan kuliah/sekolah. Namun yang terjadi saat ini adalah kita semua terpaku pada suatu kondisi dimana mencari pekerjaan merupakan suatu hal yang mendebarkan dan membuat banyak orang menjadi gamang. Untuk mencari pekerjaan yang sesuai, nyaman, dan cocok bagi kita itu sangatlah sulit. Hal ini sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan bila dibandingkan dengan ekspektasi kita mengenai pekerjaan yang telah kita desain sebelumnya.

Banyak yang mengatakan bahwa kebahagiaan yang ditumbulkan oleh wisuda hanyalah kebahagiaan semu semata. Bagaimana tidak, selepas wisuda apa yang akan kita lakukan dan tentu kita akan tersiksa dengan tekanan pertanyaan yang tertanam di dalam diri seperti “habis ini gw mw kemana?” “ada enggak ya pekerjaan buat gw nanti?” “ada enggak perusahaan yang mau nerima gw yg kayak gini?”. Pertanyaan tersebut pasti akan menekan kita terus. Selain perasaan ‘tersiksa’ dan ‘lelah’, penantian kerja yang wallahualam belum jelas ketahuan juga berpengaruh di dalamnya, maksud saya, ini merupakan suatu rahasia yang kita sendiripun tidak tahu. Sebagai contoh begini, saya punya beberapa teman yang sudah lulus 2 tahun yg lalu dengan predikat cum laude  di kampus. Akan tetapi mereka belum menemukan pekerjaan yang cocok, walaupun sebagian dari mereka ada yang sudah bekerja tapi memutuskan mengundurkan diri dengan alasan yang sama seperti di atas -tidak cocok-, tapi ada pula yang memang sejak lulus 1 atau 2 tahun yang lalu belum bekerja. Ada lagi contoh dimana belum mendapatkan rejeki karena tidak lolos dalam seleksi penerimaan pekerja baru. Semua orang pasti pernah mengalami hal ini termasuk saya hehe.

Saya pribadi paling takut dengan yang namanya test psikotes, tidak tahu kenapa kalau berhadapan dengan test itu terkadang kepercayaan diri saya hilang. Perlu banyak latihan memang. Sebenarnya dalam mencari pekerjaan itu sama halnya dengan mencari beasiswa untuk sekolah yang kita inginkan. Dalam mencari itu tidak cukup hanya dengan satu atau dua kali lamaran saja tapi dibutuhkan berkali-kali. Maksud saya dalam melamar pekerjaan/sekolah jangan hanya sekali atau dua kali saja tapi harus berkali-kali. Kalau orang-orang sering bilang “Plan B”, maka ini berlaku juga untuk mencari pekerjaan/beasiswa. Jika satu pilihan telah gagal maka pilihan lain akan terbuka bagi kita dengan mencobanya lagi. Tidak mudah memang melakukan hal itu karena kita dihadapkan pada waktu dan keadaan (umur termasuk juga di dalamnya). Tapi sekali lagi tidak ada hasil yang tercipta tanpa usaha di dalamnya. Semua pengusaha, bos, manajer, direktur, presiden direktur, majikan, bahkan model/artis sekalipun pasti melakukan usaha di dalamnya. Saya jadi teringat satu kelakar jenaka yang saya dan sahabat saya pernah perbincangkan di suatu malam. Kala itu saya berujar bahwa enak menjadi seorang artis karena hanya dengan bermodalkan tampang cantik/ganteng, body bagus, dan make up tebal bisa menghasilkan uang begitu saja. Hal itu terujar karena saya berkeyakinan bahwa bakat acting sebenarnya bisa didapatkan dan diupayakan oleh semua orang. Namun nyatanya pada saat yang bersamaan pula saya menyadari bahwa artispun pasti pernah berada pada suatu titik jenuh dimana mereka ingin sekali berada di posisi kita seperti sekarang ini. Tapi kembali ke bahasan “mencari pekerjaan~”, dengan kondisi jaman yang berubah adalah suatu tantangan baru. Melalui blog ini saya hanya ingin menyemangati diri yang semoga juga bermanfaat bagi orang lain. Yap, kesempatan kerja yang terbuka lebar berbanding lurus dengan lulusan yang dicetak setiap tahunnya oleh universitas bahkan mungkin hal itu ditambah dengan lulusan sebelumnya. Namun saran sederhana yang bisa saya berikan di sini adalah kembali merujuk kepada usaha maksimal yang ingin anda berikan dalam pencarian pekerjaan anda. Sederhana memang, tidak ada hasil tanpa usaha di dalamnya. Dan satu faktor yang tidak bisa kita pungkiri adalah faktor keberuntungan. Faktor itu memiliki daya magnet yang begitu kuat sehingga banyak sekali orang yang mendambakannya. Namun hal ini pulalah yang akan menjadi bencana apabila orang-orang terlalu mendewakan faktor tersebut tanpa adanya usaha dan rasa percaya diri. Untuk bahasa frontalnya bisa dibilang bodoh karena tidak bisa mengandalkan kemampuan dan kepercayaan diri sendiri. Di sini saya tidak bermaksud untuk menjadi sok tahu, hanya sekedar berbagi cerita dan semangad saja bagi teman2 yang ingin mencari pekerjaan dan sekolah. Posisi saya saat ini juga sedang mencari pekerjaan (sukur2 dapat kesempatan beasiswa untuk sekolah lagi juga, Amin Ya Allah). Jadi akan lebih baik bila kita saliang optimis dan menyemangati. Dunia ini sangat luas dan besar, sangat masuk akal bila kita sering menemukan kegagalan di dalamnya. Untuk itu jangan takut untuk selalu mencoba, berusaha, dan tentunya berdoa karena dengan begitu kamu menjadi mengerti dan tahu bahwa diperlukan banyak sekali usaha untuk menjadi bagian yang terbaik di dunia ini.

Percaya deh dibalik kesulitan pasti ada kemudahan, hal ini terbukti sekali pada teman saya dimana mereka sebelumnya telah ‘dipersulit’ oleh dosen dalam melakukan pengerjaan skripsi namun setelah itu, begitu lulus sahabat saya langsung bekerja menjadi ODP BNI dan teman saya yang lainnya saat ini dia sedang menunggu ijazah keluar untuk medical check up ODP BRI yang artinya kesempatan dia untuk lolos bekerja di bank tersebut sangat terbuka lebar. Dari dua contoh ini saya bisa jadikan sebagai obat optimis untuk selalu berkeyakinan bahwa Allah swt. akan memberikan jalan dan kemudahan untuk masa depan kita yang baik (insyaallah Amin). YAKIN DEH PASTI BISA! Semangad temans, semoga berhasil!

Salam,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s