BIG is Beautiful

Dulu sekitar tahun 2005 (ketika saya SMA) masih ingat tidak dengan sietron yang judulnya “Big is Beautiful”? Sinetron yang dulu pernah ditayangkan di Global TV menceritakan tentang seorang gadis bertubuh tambun bernama Kimi (Tania Hardjosubroto) yang sering mendapatkan perlakuan tidak adil (bully) dari teman/geng sekolahnya. Kimi ingin sekali kurus dan dengan dibantu oleh dua orang temannya (salah seorang temannya diperankan oleh Chacha Frederica) mengupayakan agar dia dapat kurus. Hal ini dilakukan agar dapat membuktikan pada teman2nya bahwa dia bisa kurus dan ikut tergabung pula dalam klub cheerleader di sekolah. Kimi pula sejak dulu naksir pada sesosok pria ganteng dan macho di sekolah bernama Glassio, pada awalnya diperankan oleh Andrew White hanya saja kemudian digantikan oleh Rio Reifan. Kemudian suatu hari Kimi bertemu dengan kakek misterius dan dia memberikan gadis tersebut sebuah cincin. Hanya dengan mengusapkan cincin pemberian kakek tesebut (kalau enggak salah!) maka gadis bertubuh tambun tersebut dapat kurus. Kimi pun berhasil kurus dan diperankan oleh Marissa Jefrynna sehingga pada akhirnya dia dapat mengikuti klub cheerleader di sekolah serta banyak pula cowok2 yang menjadi suka padanya. Aneh dan tidak masuk akal memang karena di sini Kimi yang gendut dapat tiba-tiba berubah menjadi Kimi yang kurus dalam sekejap hanya dengan mengusapkan cincinnya tersebut. Dia dapat melakukan hal ini kapan saja dan dimanapun dia mau. Itulah sepenggal sinopsis dari sinetron “Big is Beautiful”. Tapi jujur, saya agak lupa dengan detail cerita dari sinetron ini karena memang sudah sangat lama. Kalau tidak salah ini ditayangkan setiap jam 7 atau 8 malam.

Hampir setiap malam saya menunggu sinetron ini kala itu. Saya menyukai sinetron ini karena cerita dan pemainnya yang sangat lucu, segar, menghibur, dan natural. Menurut saya cerita ringan dan tidak dibuat-buat yang dikemas dalam sinetron ini membuat saya tidak bosan menontonnya setiap minggu. Sinema ini memang adil bahwa yang jahat pasti akan kalah dan dipermalukan pada akhirnya. Glassio ternyata menyukai Kimi apa adanya dan bahkan dia menyukai Kimi yang bertubuh tambun tersebut, sedangkan teman2nya yang jahat pada akhirnya kena batunya dan bahkan salah satu dari mereka ada yang tobat dan menjadi teman baik Kimi. Ini sepenggal cerita dan unek-unek saya mengenai “Big is beautiful”, bahwa memang tidak selamanya fisik itu segala-segalanya. Menurut saya pemain utamanya di sini walaupun tambun tapi dia cantik. Tapi terlepas dari cantik atau tidaknya, Tuhan telah menciptakan manusia dengan begitu sempurna dengan keunikan masing-masing, sudah selayaknya kita patut mensyukurinya.

Biar memori kalian ingat kembali, ini saya tampilkan video opening scene dari sinetron “BIG is Beautiful”. Selamat menikmati, semoga terhibur

—> Alhamdulillah akhirnya bisa upload video juga..^^b

————————————————— *.* jeng-jeng-jeng

Hehehe, ternyata server upload videonya lemot nih, nanti kalau lagi cepat saya akan meng-upload videonya di sini lagi. Tapi bisa juga koq download di you tube langsung dengan keyword “sinetron big is beautiful”.

Salam,

16 thoughts on “BIG is Beautiful

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s